Menyambut sukacita Natal tahun ini, Campus Ministry dan tim multimedia Ibadah kampus Mempersembahkan series advent dan natal berjudul “Yoga”, sebuah film reflektif dengan tiga episode yang mengangkat sisi “Bising”, “Sunyi”, “Utuh” tokoh utama film ini. Berbeda dengan narasi Natal yang biasanya penuh sorak-sorai, film ini justru mengajak sivitas akademika untuk menyelami perjalanan seorang staf magang yang sedang berada di titik terendah kehidupannya.
Film ini terinspirasi dari kisah nyata yang bermula di Episode 1, ketika persiapan acara kampus mendadak kacau balau. Yoga, sang tokoh utama, dihadapkan dengan hilangnya aset penting multimedia dan data pekerjaan. Bagi Yoga, insiden ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan hantaman keras bagi integritasnya. Sebagai anak laki-laki yang menjadi tumpuan harapan keluarga, kegagalan ini terasa sangat personal dan menghancurkan.
Penonton akan dibawa masuk ke dalam pergulatan batin Yoga yang diluar terlihat tenang namun nyatanya bising. Puncaknya terjadi di Episode 2, ketika tekanan mental membawanya ke tepi jembatan layang dengan niat untuk menyerah. Namun, alih-alih mengambil Keputusan fatal, langkah kakinya justru berbelok menuju Ganjuran, tempat ia akhirnya mengalami ketenangan dalam doa dan berserah total.
Series ini berangkat dari refleksi bacaan natal tahun ini Matius 1:18-25 dengan tema besar tentang “keluarga”. Karakter Yoga didesain sebagai representasi modern dari Yusuf, ayah Yesus. Ia adalah sosok laki-laki yang penuh dengan diam, memendam kerentanan, namun tetap setia memikul tanggung jawab yang berat. Melalui resolusi di Episode 3, film ini menegaskan bahwa bekerja di Duta Wacana bukan sekadar profesi, melainkan panggilan untuk menjadi keluarga. Keluarga yang peduli, bertanggung jawab dan saling mendukung satu sama lain.
Akhir dari film ini, Yoga menyadari bahwa ia tidak sendiri. Tuhan bekerja melalui rekan-rekan dan mahasiswa yang dengan tulus membantunya menyelesaikan masalah. “Yoga” Adalah pengingat hangat bagi kita semua, bahwa dibalik diamnya seseorang, mungkin ada beban berat yang perlu kita topang bersama. Di sisi lain, kita juga diajak untuk menjadi pekerja yang berintegritas dan terus berpengharapan pada Sang Maha Cinta.
Saksikan kisah selengkapnya di kanal YouTube resmi DuWa Ministry. Selamat menghayati Advent dan menyambut Natal. Selamat memeluk harapan.
(Zethri)